Friday, May 27, 2016

Kunci Sukses

Suskes adalah kata yang sangat sering disebut oleh semua orang. Kata ini menjadi trending topic dimanapun cerita berada. Petani sering berbincang dengan petani lainnya tentang hasil panen yang diharapkan. Jika panen mereka banyak menghasilkan mereka menyebutnya sukses. Begitu juga dengan pedagang. Ketika jualan mereka laku keras di pasaran bermakna bahwa dunia bisnis mereka suskes. Itulah suskes yang kerap kali menjadi hal positif dan mendatangkan berkah bagi banyak orang. Setiap orang ingin suskes. Itu pasti. Tidak ada orang yang mau gagal dalam hidup ini apalagi berencana untuk gagal. Namun apakah keinginan untuk suskes saja cukup? Tidak!

Orang yang ingin suskes hendaklah terus berjuang dengan semangat pantang menyerah agar bisa meraih kesuksesan. Jika sukses hanya di mulut lebih baik hentikan sekarang juga karena itu tidak akan pernah tercapai. Coba tanya atau baca riwayat hidup orang sukses. Perhatikan apa yang mereka perbuat untuk meraih kesuksesan mereka. Tentu mereka akan sepakat memberi tahu bahwa mereka tidak hanya ongkang-ongkang kaki di rumah atau berguling-guling di tempat tidur. Semua mereka berjuang keras yang seringkali diterpa kegagalan. Mereka terus memeras keringat dan mengorbankan semua yang mereka punya demi  meraih apa yang mereka anggap suskes.

Tentu pembaca kenal atau paling tidak pernah membaca riwayat hidup Tukul Arwana. Tukul tidak pernah menyerah dalam mengejar impiannya untuk menjadi seorang pelawak kondang. Dia rela meninggalkan kampung halaman merantau ke Jakarta demi untuk menggapai sukses. Apakah dia langsung bersua dengan kesuksesan itu sesampai di Jakarta? Tidak! Dia berkali-kali diterpa kegagalan. Namun tukul tidak pernah menyerah. Dia terus berjuang hingga dia meraih kesuksesan itu. Coba tukul dulu memilih pulang kampung tentu kita tidak akan pernah melihatnya di layar kaca.

Tukul adalah segelintir contoh bagaimana sukses itu membutuhkan perjuangan. Tanpa perjuangan mustahil suskes akan datang. Perjuangan sayangnya bukan satu-satunya kunci untuk meraih kesuksesan. Ada beberapa kunci lain selain perjuangan agar apapun yang diusahakan bisa tercapai. Berikut saya uraikan:

1. Suskes Berawal dari Pemikiran


Orang suskes pasti pernah berangan-angan untuk suskses. Mereka tak henti-hentinya berpikir agar kelak suatu hari menjadi apa yang mereka inginkan. Habibie yang berhasil membuat pesawat terbang untuk Indonesia dulunya terus-terusan berpikir agar Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dengan memiliki pesawat terbang senfiri. Jadi jika ingin suskes mulailah berpikir untuk sukses dari sekarang. Jika kita tidak pernah berpikir tentang kesuksesan maka suskes itu sendiri tidak akan pernah datamg.

2. Ucapkan!


selain bermain-main dalam pikiran orang-orang yang ingin sukses kerap kali mengutarakan keinginan mereka melalui kata-kata. Kadang mereka menceritakan hasrat suskses mereka kepada kawan atau istri. Ada juga yang lebih ingin curhat ke tuhan saja. Apapun itu hasrat ingin sukses jangan hanya melintas di angan. Ucapkan! Biarkan orang-orang disekitar tahu agar mereka memberi dukungan dan doa. Walau bagaimanapun doa dari orang lain sangat dibutuhkan dalam meraih kesuksesan. Kita tidak tahu dari mulut siapa doa kita akan dikabulkan bukan?

3. Tindakan Nyata


Nah ini yang paling penting. Dalam hidup kita jangan sampai dicap sebagai orang yang omdong alias omong doang. Kita berpikir untuk sukses kemudian kita utarakan kepada sanak saudara. Namun kita hanya sampai disitu tanpa ada action atau tindakan nyata. Seorang supir yang ingin pergi mengelilingi dunia dengan mobilnya tidak akan pernah sampai jika mobilnya hanya diam saja, mesinnya tidak pernah dihidupkan, dan minyaknmya pun tak ada. Wal hasil si supir ini hanyalah golongan omdong. Oleh karena itu bergeraalah. Lakukan tindakan nyata agar apa yang diinginkan tercapai. Semua orang bisa bicara kalau mereka ingin suskes namun tidak banyak dari mereka yang memang benar-benar ingin berusaha.

Pengalaman saya mengajar Bahasa Inggris demikian. Banyak yang datang kepada saya memberitahu bahwa mereka mau menguasai Bahasa Inggris. Lalu saya anjurkan  mereka untuk berlajar dengan giat. 3 kali sampai lima kali lebih giat dari orang lain. Kemudian mereka memang rajin. Mematuhi apa yang saya sarankan. Namun biasanya mereka akan berhenti setelah satu atau beberapa bulan. Inilah yang saya sebut mental hangat tai ayam. Coba pegang tahi ayam. Memang panas jika masih baru. Namun panasnya hanya bertahan sebentar. Setelah beberapa saat dia akan dingin untuk selama-lamanya.

4. Biasakan!


Jika tiga kriteria diatas sudah dijalani. Selamat! Berarti kesuksesan akan diraih sebentar lagi. Tindakan nyata yang sudah dijalani jika dilakukan terus menerus akan menjadi sebuah habit atau kebiasaan. Seseorang yang mencoba-coba untuk merokok akan menjadi perokok benaran jika dia terus mencoba setiap hari. Begitu pula dengan orang yang menganggap biasa jika terlambat datang ke kelas. itu akan menjadi kebiasaannya untuk terlambat. Namun bagaimana jika kita terbiasa untuk melakukan segala upaya untuk meraih kesuksesan kita? Kelak ia akan menjadi habit hingga kita tidak menyadari lagi jika kita sedang melakukan perbuatan dalam meraih kesuksesan kita.

Dulu saya adalah seseorang yang suka begadang dan malas belajar. Karena saya ingin sukses dan meraih impian saya saya pun merubah habit. Saya tidak mau lagi begadang dan rajin belajar. Karena saya biasakan pola hidup saya seperti itu saat ini saya tidak begitu berat lagi jika ingin belajar karena saya sudah terbiasa. Tentu hal yang sangat berbeda jika saya bandingkan dengan apa yang saya rasakan ketika pertama kali membiasakan belajar dulu. Atau ketika awal awal saya membiasakan tidak begadang. Kini dengan habit ini saya terus menggapai apa yang saya impikan.

5. Karakter



Nah, seseorang yang biasa berbohong maka dia akan terus-terusan berbohong hingga dia akan dicap sebagai pembohong. Jika sudah masuk tahap pengecapan berarti itu sudah menjadi karakter seseorang. Bagaimana jika kita biasakan diri untuk melakukan hal-hal positif dalam meraih sukses? Niscaya itu akan menjadi karakter kita. Orang akan mengenal kita sebagai pribadi yang positif dan perkerja keras. Orang-orang akan menyamakan kita dengan orang-orang baik  yang mereka kenal atau idolakan. Tentu enak bukan jika dalam usaha meraih kesuksesan kita juga disenngi orang lain?

6. Takdir (sukses)



Jika semua poin diatas sudah terlaksana maka bersiap-siap lah untuk mendapatkan apa itu sukses. Sukses itu adalah takdir. Ia akan menghampiri orang yang dikehendakinya jika orang tersebut sudah melaksanakan semua prasyarat untuk bertemu dengannya. Cepat atau lambat ia akan datang. Maka persiapkan diri dengan melaksanakan poin-poin diatas. Salam suskes! 

No comments:

Post a Comment