Sunday, October 27, 2013

Taronga Zoo vs Taman Rimbo

Hari ini saya mendapatkan tugas khusus dari bos, Nikki. Tugasnya mudah tapi cukup untuk membuat kedua kaki terasa keram. Sang bos meminta saya untuk mengelilingi Taronga Zoo yang mana medannya naik turun. Saya kemudian diminta membuat perbandingan antara kebun binatang paling tersohor seantero Sydney ini dengan kebun binatang di Indonesia khususnya di Jambi. Dengan kamera di tangan saya langsung menjalankan misi ini. Berikut keunggulan Taronga Zoo dari Kebun Binatang Taman Rimbo di Jambi hasil pengamatan saya. 

Pintu utama Taronga Zoo
Taman Rimbo Zoo

Fasilitas Tap Water

Berbicara tentang fasilitas tentu Taronga unggul telak dari Taman Rimbo. Hampir disetiap sudut Taronga bisa di jumpai tap water (tempat yang memiliki fasilitas air minum). Jadi pengunjung tidak perlu lagi membawa air minum dari luar. Kapanpun mereka haus mereka bisa langsung menuju tap water yang telah tersedia. Sedangkan di Taman Rimbo pengunjung mesti membawa air minum dari rumah.

Layar LCD

Disepanjang kebun binatang juga terpasang banyak layar LCD sebagai papan informasi atau media penayangan satwa. Pengunjung bisa menonton beragam perilaku binatang lengkap dengan penjelasannya di layar LCD yang tersebar tersebut.

Papan Informasi

Taronga Zoo dilengkapi oleh papan informasi yang sangat lengkap. Mulai dari papan yang berisi peta wilayah kebun binatang, informasi tentang binatang-binatang tertentu, sampai program-program konservasi yang dijalankan oleh Taronga.
 
Ahli Binatang

Taronga memperkerjakan banyak ahli binatang sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjungnya. Mereka bertugas untuk memberikan informasi tentang binatang-binatang yang ada kepada para pengunjung. Biasanya mereka memiliki jadwal tertentu sehingga pengunjung bisa merencanakan bianatang apa yang sebaiknya mereka kunjungi terlebih dahulu.

Cable car

Ini dia fasilitas yang sangat luar biasa menurut saya. Selain memudahkan pengunjung kesana kemari, cable car juga bisa digunakan untuk menikmati kebun binatang dari atas. Dari dalam kereta gantung inilah pengunjung bisa melihat-lihat binatang-binatang dari sudut pandang yang berbeda.

Transportasi 



Transportasi dari dan ke Taronga sudah tersistem dengan baik. Pengunjung hanya perlu mengertahui bus atau kapal ferry yang mana saja yang rutenya ke Taronga. Jika sudah jelas pengunjung tinggal mengecek jadwal keberangkatan bus atau ferry tersebut. Ferry biasanya berangkat dari dan ke Taronga dari Circular Quay (Sydney Harbour) dalam tiap-tiap dua menit.
 
Koleksi Binatang



Taronga memilki koleksi binatang yang cukup lengkap. Hampir setiap binatang di seantero bumi bisa ditemui disini. Dari kecoa sampai jerapah. Dari afrika sampai amerika. Saya yang seumur hidup di Indonesia belum pernah melihat komodo dan orang hutan, disini saya bisa melihat mereka dari dekat.

Suasana

Suasana Taronga di desain menyerupai alam yang sesungguhnya. Pengunjung bisa merasakan sejuknya udara yang dipancarkan oleh pepohonan yang rindang disekitar. Kicau burung pun tedengar dengan merdu jika sudah didalam. Bukan hanya itu saja, kandang-kandang binatang pun dirancang seasli mungkin. Kandang Tasmania Devil misalnya yang dipenuhi dengan semak-semak dan kayu berlubang agar sang maskot merasa seperti di alam lepas.
 
Peta

Taronga memiliki lokasi yang cukup luas. Medannya pun sedikit berliku sehingga pengunjung bisa saja tidak melihat seluruh koleksi binatang. Untuk mensiasatinya pengunjung bisa menanfaatkan peta lokasi Taronga. Peta lokasi gratis ini bisa diambil di meja pembelian tiket.
 
Sukarelawan

Salah satu yang menarik dari kebun binatang ini adalah keterlibatan masyarakat didalamnya. Terdapat banyak pensiunan yang bekerja secara sukarela untuk Taronga. Walaupun usia mereka sudah senja tetapi mereka masih terlihat bersemangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung. 
 
Kids Trail



Kegemaran anak-anak dalam berinteraksi dengan binatang sepertinya direspon dengan baik oleh Taronga Zoo. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya wahana permainan untuk anak-anak. Ada kolam mini dimana sikecil bisa basah-basahan bermain air, rumah perternakan mini supaya anak-anak lebih mengetahui tentang kehidupan di sekitar perternakan, dan banyak lagi media dan tempat bersenang-senang lainnya yang bisa membuat mereka betah seharian.

Konsep Konservasi

Jika kebun binatang di Jambi masih berkonsep rekreasi dimana pengunjung bisa melepaskan penat dengan melihat tingkah polah binatang yang lucu, Taronga Zoo hadir dengan konsep yang lebih berkesinambungan. Taronga sangat aktif dalam program-program konservasi binatang baik di Australia maupun di negara lain termasuk Indonesia. Taronga menjalin kerja sama dengan Frankfurt Zoological Society di Bukit Tiga Puluh Jambi dalam proyek konservasi orang hutan dan harimau Sumatra. Mereka juga mejalin kerja sama dengan Taman Nasional Way Kambas di Lampung. 
 
Sumber Daya Manusia

Dalam hal kualitas yang satu ini saya boleh katakan bahwa pegawai Taronga memiliki kualitas beberapa level lebih tinggi dari pegawai Kebun Binatang Taman Rimbo. Selain unggul dalam level pendidikan, pegawai Taronga juga unggul dalam profesionalitas dan etos kerja. Mereka datang dan pulang kerja tepat waktu dan selalu serius dalam bekerja. Bahkan beberapa diantara mereka sampai tidak sempat makan siang saking sibuknya. 
 
Pusat Pendidikan

Diilhami oleh konsep konservasi yang berkesinambungan, Taronga sangat aktif menularkan ide mereka kepada anak-anak usia sekolah di sekitar kota Sydney. Setiap hari terdapat anak-anak dari sekolah yang berbeda datang ke pusat pendidikan untuk belajar tentang binatang dan lingkungan sekitar. Program ini tidak hanya memberikan kesadaran dini kepada anak-anak terhadap pentingnya menjaga alam semesta tetapi juga sumber pendapatan bagi Taronga karena tiap-tiap sekolah yang ingin ikut serta perlu mendaftar terlebih dahulu.

Memang tak adil rasanya jika membandingkan Taronga Zoo dengan Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi. Kedua kebun binatang ini tinggal di kasta yang berbeda. Yang satunya dari kota terbesar di Australia sedangkan yang satunya lagi hanya dari kota kecil di Pulau Sumatera. Semoga Kebun Binatang Taman Rimbo bisa belajar banyak dari Taronga Zoo.

No comments:

Post a Comment