Friday, May 20, 2011

Indahnya Berenang Di Antara Dua Lempeng Tektonik

Tantangan menyelam di perairan eksotik tentu mengasyikkan, namun bagaimana jika berenang di antara dua lempengan tektonik? Mari kita lihat keindahannya

Menyelam diantara ngarai Silfra, lembah dalam yang terisi air tawar segar di celah antara pelat Tektonik Eurasia dan Amerika, di Thingvellir National Park, Islandia



Spoiler for buka:



Seorang penyelam mengeksplorasi katedral di ngarai Silfra, dalamnya berisi air tawar di lembah celah antara pelat tektonik Eurasia dan Amerika di Thingvellir National Park, Islandia. Dalam foto ini plat Amerika di sebelah kiri dan lempeng Eurasia di sebelah kanan.







Seorang penyelam mengeksplorasi Nes Canyon, sebuah lembah diisi dengan air tawar di celah antara pelat tektonik Eurasia dan Amerika di Islandia bagian utara.





Seorang penyelam mengeksplorasi ngarai Nikulasargja, lembah dalam diisi dengan air tawar di celah antara pelat tektonik Eurasia dan Amerika di Thingvellir National Park, Islandia









Air panas keluar dari lubang geotermal



Lantai danau retak oleh intrusi lava di Blue Lagoon, Silfra, Thingvellir National Park, Islandia.


Kisah Seekor Kadal Yang Terjepit Selama 10 Tahundi Jepang

ni sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.



Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.



kaskus.us