Wednesday, April 20, 2011

SELAMAT DATANG DI KOTA KENDARI









Kota Kendari adalah ibu kota provinsi sulawesi tenggara, indonesia. Kota kendari diresmikan sebagai kotamadya dengan uu ri no. 6 tahun 1995 tanggal 27 september 1995.

Penemu, penulis dan pembuat peta pertama tentang kendari adalah vosmaer (berkebangsaan belanda) tahun 1831. Pada tanggal 9 mei 1832 vosmaer membangun istana raja suku tolaki bernama tebau di sekitar pelabuhan kendari dan setiap tanggal 9 mei pada waktu itu dan sekarang dirayakan sebagai hari jadi kota kendari.

Pada zaman kolonial belanda kendari adalah ibukota kewedanan dan ibukota onder afdeling laiwoi. Kota kendari pertama kali tumbuh sebagai ibukota kecamatan dan selanjutnya berkembang menjadi ibukota kabupaten daerah tingkat ii berdasarkan undang-undang nomor 29 tahun 1959, dengan perkembangannya sebagai daerah permukiman, pusat perdagangan dan pelabuhan laut antar pulau. Luas kota pada saat itu ± 31.400 km².

Kota kendari terletak di jazirah tenggara pulau sulawesi. Wilayah daratannya sebagian besar terdapat di daratan, mengelilingi teluk kendari dan terdapat satu pulau, yaitu pulau bungkutoko, secara geografis terletak di bagian selatan garis khatulistiwa, berada di antara 3º54’30” - 4º3’11” lintang selatan dan 122º23’ - 122º39’ bujur timur

OBJEK WISATA

Quote:
WISATA ALAM


Quote:
TAMAN HUTAN RAYA MURHUM


Quote:
Spoiler for about
Taman Hutan Raya Murhum berada di kawasan pegunungan nipa-nipa, kota kendari, sulawesi tenggara. Taman tersebut merupakan salah satu dari 16 kawasan konservasi alam yang terdapat di sulawesi tenggara. Luas taman hutan raya ini sekitar 8.146 ha dan berada pada ketinggian 25-500 m dari permukaan laut (dpl). Sementara itu, topografinya landai, berbukit, hingga bergunung dengan kondisi lereng dengan kemiringan 15 sampai 40 %. Sedangkan jenis tanah yang terdapat di sekitar hutan berupa podzolik yang berwarna merah kuning.
Pada tanggal 12 juni 1995, menteri kehutanan menetapkan kawasan pegunungan nipa-nipa sebagai taman hutan raya murhum melalui surat keputusan (sk) menteri kehutanan nomor 289/kpts-11/95. Sebelum keputusan menteri kehutanan keluar, pada tahun 1993 gubernur sulawesi tenggara telah menetapkan terlebih dahulu kawasan pegunungan nipa-nipa sebagai taman hutan raya murhum melalui sk nomor 808 tahun 1993 tanggal 6 desember. Sedangkan untuk nama taman yang sebelumnya bernama nipa-nipa diganti dengan murhum yang diambil dari nama sultan buton pertama.

Taman hutan raya murhum memiliki beraneka keunikan, mulai dari jenis flora dan fauna, hingga keindahan alamnya. Aneka jenis flora yang terdapat di dalam taman, di antaranya tumbuh-tumbuhan kecil, seperti aneka jenis semak, perdu, dan aneka pohon mulai dari batang yang berdiameter di bawah 10 cm sampai yang lebih besar. Jenis pohon tersebut, seperti kayu besi (metrosideros petiolata), eha (castanopsis buruana), bolo-bolo (adenandra celebica), bolo-bolo putih (thea lanceolata), kayu puta (baringtonia racemosa), parinari sp., pandan tikar (pandanus aurantiacus), parinari sp, dan berbagai jenis palem (nengelfa sp., pinanga caesia, dan ucuala sp.). Di samping pohon-pohon tersebut, tumbuh juga beraneka jenis rotan (daemonorops sp.), seperti rotan batang (calamus zolfingeri), dan rotan lambing (calamus ornatus var. Celebicus).
Di samping aneka flora, taman hutan raya murhum memiliki aneka satwa (fauna), di antaranya adalah anoa, rusa, kuskus, musang sulawesi, rangkong, kesturi sulawesi, elang laut (haliastus leucogaster), dan beraneka jenis kupu-kupu.
Di dalam hutan, terdapat air terjun yang bisa digunakan untuk tempat mandi dan tidak jauh dari air terjun tersebut terdapat sebuah situs sejarah peninggalan jepang berupa benteng pertahanan (bunker) yang di atasnya dilengkapi senjata meriam. Perpaduan aneka flora, fauna, dan panorama alam nan eksotis ditambah keberadaan situs sejarah tersebut membuat taman hutan raya murhum menjadi daya tarik yang sayang untuk dilewatkan.

Taman hutan raya murhum terletak di kecamatan kendari, kecamatan mandonga, kota kendari, dan kecamatan soropia di kabupaten kendari, sulawesi tenggara, indonesia.

Untuk menuju taman hutan raya murhum, dapat dimulai dari bandara walter mongisidi menuju kelurahan kemaraya kemudian ke benu-benua, tipulu, sodohoa, gunung jati, dan mangga dua dengan angkutan umum atau kendaraan pribadi. Setelah sampai di mangga dua, perjalanan dilanjutkan ke pegunungan nipa-nipa (taman hutan raya murhum) dengan berjalan kaki melewati jalan setapak sejauh 3,5 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Bagi para wisatawan yang datang dari luar kota dan ingin menginap, tidak perlu khawatir karena di kota kendari sebagai ibu kota sulawesi tenggara banyak tersedia hotel yang nyaman untuk menginap. Pilihan hotelnya pun beragam, mulai dari hotel berbintang sampai hotel melati. Begitu juga dengan makanan dan minuman, di sepanjang jalan di kota kendari banyak berjejeran rumah makan dan restoran yang menyajikan berbagai menu, sehingga para wisatawan bisa memilih tempat yang sesuai dengan selera untuk bersantap ria.

Quote:
PANTAI NAMBO


Quote:
Spoiler for about
Pantai Nambo berada di sulawesi tenggara, tepatnya 12 km sebelah selatan kota kendari. Pantai ini menjadi salah satu obyek wisata favorit di provinsi sulawesi tenggara yang banyak dikunjungi oleh para pelancong terutama pada hari-hari libur.

Pantai nambo memiliki panorama pasir putih nan halus di sepanjang bibir pantai. Dengan kondisi yang cukup landai, para turis dapat bertamasya sembari bermain pasir, berlari, berkejaran sembari menyongsong datangnya air laut yang menghempas ke bibir pantai.
Barisan pohon nyiur yang berdiri rapi di sepanjang bibir pantai melengkapi keindahan panorama pantai ini. Pohon-pohon ini juga bisa menjadi tempat berlindung bagi para wisatawan di kala terik mentari menerpa pantai. Untuk mengobati rasa dahaga, para pelancong dapat membeli kelapa muda yang dijajakan oleh para pedagang di tempat ini. Bagi para wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai yang lebih tenang, alangkah baiknya datang pada sore hari menjelang matahari tenggelam.
Selain menikmati wisata alamnya, para wisatawan juga dapat menyaksikan langsung aktivitas nelayan suku bajo yang bermukim tidak begitu jauh dari pantai tersebut. Para pelancong dapat menyaksikan aktivitas mereka, seperti mencari ikan, berlayar, dan lain-lain.

Pantai nambo terletak di kelurahan nambo, kecamatan abeli, kota kendari, sulawesi tenggara, indonesia.

Untuk menuju pantai nambo dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum atau mobil pribadi. Jika perjalanan dimulai dari bandara walter monginsidi akan memakan waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan angkutan kota atau mobil pribadi. Perjalanan dapat juga ditempuh dengan menggunakan perahu tradisional ketinting (kole-kole). Jika menggunakan kole-kole, perjalanan bisa dimulai dari pelabuhan kota kendari dengan menyusuri teluk kendari.

Di sekitar pantai tersedia tempat parkir, gazebo, kamar mandi, dan pedagang tradisional yang menawarkan berbagai jenis dagangannya. Para wisatawan yang datang dari luar kota dan ingin menginap, dapat dengan mudah menemukan hotel yang nyaman untuk menginap di kota kendari. Pilihan hotelnya pun beragam, mulai dari kelas berbintang sampai kelas melati. Begitu juga dengan rumah makan dan restoran, di kota ini banyak terdapat rumah makan dan restoran yang menyajikan berbagai menu untuk memanjakan selera para wisatawan.
Quote:
PANTAI MAYARIA


Quote:
Spoiler for about
Pantai Mayaria (Mayaria Beach) terletak di Kecamatan Kendari sekitar ± 10 km ke arah timur pusat Kota Kendari. Mayaria adalah pantai yang indah dengan pasir putihnya yang landai sehingga selain berenang, wisatawan dapat mengadakan tour keliling perkampungan tradisional yang berada di sekitar pantai dengan menggunakan perahu sewaan. Untuk wisatawan yang ingin bermalam, cottage anda. Selain penginapan dan cottage ditempat ini pula disediakan fasilitas pelengkap dan restoran.


No comments:

Post a Comment