Monday, April 18, 2011

EKOWISATA TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

TN Alas Purwo sangat tepat bagi para pelancong yang gemar menjelajahi hutan, mengamati tumbuhan dan satwa liar
atau penggemar wisata pantai, penikmat selancar air (surfing) atau mereka yang menyukai wisata ziarah
TN Alas Purwo memang memiliki hutan yang masih alami, beberapa pantai dan teluk yang indah
serta situs-situs mistis yang kerap menjadi lokasi bersemedi atau tirakat masyarakat setempat dan para pendatang

TN Alas Purwo terletak di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi
Kota Banyuwangi terletak ± 290 km arah timur Kota Surabaya dan dapat ditempuh dengan bus atau kereta api
Sementara dari Pulau Bali Banyuwangi terletak ± 10 km arah barat yang hanya dipisahkan oleh Selat Bali
Untuk menyeberang ke Banyuwangi dapat memanfaatkan jasa Kapal Ferry dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang

Dari Kota Banyuwangi TNl Alas Purwo dapat dicapai dengan menggunakan mobil sewaan menuju Pasar Anyar dengan jarak tempuh ± 65 km
Dari Pasar Anyar wisatawan dapat menyewa truk atau ojek menuju pos pintu utama di Rawa Bendo

Wisatawan yang ingin memasuki kawasan TN Alas Purwo diwajibkan mendaftarkan diri serta membayar tiket di Pos Rawa Bendo ini
Dari Rawa Bendo wisatawan dapat memulai penjelajahan hutan, mengunjungi situs-situs ziarah, atau langsung menuju obyek wisata seperti :
kur1n6 is offline  QUOTE
Old Yesterday, 04:19 PM  #2
kur1n6 [$]
Kaskus Donator

kur1n6's Avatar

UserID: 2375816
Join Date: Dec 2010
Location: 2°25'LS;104°55'BT
Posts: 2,054
kur1n6  sedang di jalan yg benar
Quote:
Quote:
Plengkung

Spoiler for Plengkung
Plengkung adalah pantai lokasi berselancar yang telah terkenal di dunia, terutama bagi peselancar profesional
etaknya berada di sebelah Selatan Taman Nasional Alas Purwo. Pantai Plengkung yang memang melengkung itu, lebih dikenal oleh para perselancar tingkat dunia dengan sebutan G-Land

Sebutan G-land diartikan karena letak pantai untuk berselancar tersebut berada di Teluk Grajagan yang menyerupai huruf G, dan mungkin ditunjang oleh keberadaan green forest, hamparan hutan pantai dan hutan dataran rendah yang masih asli di sekitarnya

Plengkung termasuk empat lokasi terbaik di dunia untuk kegiatan berselancar dan dapat disejajarkan dengan lokasi surfing di Hawai , Australia dan Afrika Selatan
Tinggi gelombangnya dapat mencapai antara 6-10 kaki dan panjang gelombang dapat mencapai 700 - 2000 meter (6 lapis gelombang) terutama pada bulan Juli. Disamping itu, sangat jarang ditemukan lokasi untuk surfing seperti Plengkung yang mempunyai karakteristik "left-handed"

Spoiler for Pelengkung

Spoiler for Pelengkung

Spoiler for Pelengkung

Spoiler for Pelengkung

Spoiler for Pelengkung
Quote:
Sadengan

Spoiler for sadengan
Padang rumput seluas 80 ha dengan rumput dominan jenis lamuran. Di tepi padang rumput ini terdapat menara pengintai untuk melihat satwa antara lain banteng, kijang, rusa, kancil, babi hutan dan burung-burung

Spoiler for sadengan

Spoiler for sadengan

Spoiler for sadengan

Spoiler for sadengan

Spoiler for sadengan

Spoiler for sadengan
Quote:
Trianggulasi

Spoiler for Trianggulasi
Nama yang diambil dari sebuah tugu Triangulasi (titik ikat pengukuran dan pemetaan) merupakan pantai landai berpasir putih
dengan formasi hutan pantai yang didominasi oleh pohon Bogem dan Nyamplung
Di pantai ini tidak dapat digunakan untuk berselancar (surfing) dan juga berbahaya untuk direnangi. Fasilitas pengunjung yang tersedia yaitu wisma tamu dan pesanggarahan.

Spoiler for Trianggulasi

Spoiler for Trianggulasi

Spoiler for Trianggulasi

Spoiler for Trianggulasi
Quote:
Ngagelan

Spoiler for Ngagelan
Ngagelan merupakan pantai yang terletak di sebelah Barat Triangulasi berjarak ± 8 km yang merupakan tempat penetasan telur penyu semi alami
Merupakan salah satu lokasi pendaratan dan peneluran 4 jenis penyu dari 6 jenis yang ada di Indonesia dan 7 jenis yang ada di dunia, yaitu : Penyu Lekang/ Abu-abu (Lepidochelys olivaceae), Penyu Sisik (Eretmochelys imbrica ta), Penyu Belimbing (Dermochelys coreacea) dan Penyu Hijau (Che lonia mydas)
iantara keempat Penyu tersebut, Penyu Lekang/ Abu-abu adalah jenis dominan yang mendarat dan bertelur di Pantai Ngagelan

Selama ini Ngagelan merupakan tujuan utama bagi para peneliti yang datang dari berbagai latar belakang keilmuan. Ngagelan merupakan pusat dari kegiatan pengumpulan telur penyu dari Pancur sampai Cungur dengan panjang garis pantai sekitar 18 km
Ngagelan bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat /dua dari Pos Rowobendo menuju ke arah Barat atau dijangkau dari Trianggulasi dengan berjalan kaki melalui pantai

Spoiler for Ngagelan

Spoiler for Ngagelan

Spoiler for Ngagelan

Spoiler for Ngagelan

Spoiler for Ngagelan
Quote:
Pura Luhur Giri Salaka

Spoiler for Pura Luhur Giri Salaka
Tempat persembahyangan umat Hindu, berada di jalan masuk ke Triangulasi
Pura ini merupakan salah satu pura peninggalan sejarah yang sampai sekarang masih dipakai oleh umat Hindu untuk acara keagamaan yaitu upacara Pager Wesi yang diadakan setiap 210 hari sekali

Spoiler for Pura Luhur Giri Salaka

Spoiler for Pura Luhur Giri Salaka
http://img9.imageshack.us/img9/3120/purefm.jpg

Spoiler for Pura Luhur Giri Salaka
Quote:
Batu Lawang

Spoiler for Batu Lawang
Dipantai ini terdapat batu yang menonjol dipinggir pantai yang menyerupai pintu (lawang). Keberadaan pantai Batu Lawang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pantai Plengkung. Plengkung terkenal dengan ombaknya yang sangat baik untuk berselancar, sedangkan Batu Lawang merupakan alternatif kedua bilamana ombak pantai Plengkung sedang kurang baik. Batu lawang ini juga dikenal dengan sebutan pantai twenty-twenty karena untuk mencapainya hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari Plengkung
Quote:
ALBUM TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

Spoiler for alas purwo

No comments:

Post a Comment